Pameran Meraki SMA HelloMotion, Tuangkan Beragam Permasalahan Dalam Karya Seni

 

Indoposnewsid_SMA HelloMotion, menggelar pameran seni bertajuk Meraki. Pameran itu menampilkan karya seputar permasalahan yang ditemukan oleh para siswa kelas 12. Karya mereka itu menghiasi Gedung Galeri Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (1/3).

Meraki yang berarti Minerva (nama angkatan siswa yang menggelar pameran), berkisah dan berkreasi.Salah satu karya menarik adalah gambar tentang kondisi kabel kusut semrawut yang menjadi masalah di perkotaan.

Hasil karya milik Kinarsasi Aliyah Nugroho itu menggambarkan potret semrawut kabel jaringan telekomunikasi di sebagian kota-kota besar di Indonesia.

Kepala SMA HelloMotion Bagus Sulasmono, mengatakan pameran ini merupakan tugas akhir dari pelajar kelas 12. Prosesnya dengan para siswa dan siswi melihat permasalahan di sekelilingnya, lalu dituangkan dalam bentuk karya yang dipamerkan.

“Acara ini untuk kelas 12. Mereka harus menghasilkan sebuah produk dalam final project mereka. Mereka diuji, kemudian mereka harus melakukan pameran,” katanya.

Menurut Bagus, pihaknya tidak membatasi karya apa yang ingin dipamerkan oleh siswanya. Pameran sendiri berisi animasi, ilustrasi, film, musik, dan lainnya.

“Mereka kita kurasi kemudian kita kelompokkan maunya untuk yang film atau motion image-nya ada di lantai 3. Untuk yang still imagenya ada di lantai 1,” jelasnya.

Sementara itu Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang hadir diacara itu dibuat terkagum. Ia melihat karya kreatif menarik ditampilkan siswa sekolah.

“Saya sangat tertarik impresif dan saya kira ini luar biasa apa yang ditampilkan dalam Meraki ini yang digagas oleh SMA HelloMotion dan sebagai bagian dari belajar mereka di kelas-kelas akhir,” kata Benyamin.

Menurutnya, semua karya yang dipamerkan di pameran seni ini sangat kreatif dan menarik. Terlebih, karya-karya tersebut menggambarkan sebuah permasalahan yang dihadapi oleh para siswa.

“Semua menarik ya buat saya. Bagaimana mereka menjawab apa namanya permasalahan di dunia mereka. Permasalahan mereka di dunia remaja mereka,” ucapnya.

Benyamin pun berharap sekolah-sekolah lain di Kota Tangerang Selatan dapat meniru SMA HelloMotion dalam menggelar kegiatan serupa.

“Mungkin temen-temen di pendidikan yang lain ya, level yang SMP nggak apa-apa kok. Saya pikir ini sangat baik untuk kita tularkan,” jelas Benyamin.