Terbang dengan Paramotor

Selengkapnya klik link ini https://youtu.be/OIJqR-V7R5I?si=71Tgc7DQqf55Zp9e

 

Indoposnewsid_Paramotor merupakan olahraga dirgantara binaan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Olahraga ini merupakan pengembangan dari paralayang yang sudah cukup pesat perkembangannya. Bahkan diberbagai daerah, Paramotor cukup diminati.

Ketua Paramotor Indonesia Cahyo Alkantana mengatakan, tidak hanya di Indonesia, banyak peminatnya hingga di dunia international. Paramotor memiliki potensi pengembangan olahraga tersebut sangat besar di Indonesia. Banyak juga di daerah memiliki potensi atlet dan punya lokasi latihan yang mendukung. Selain prestasi, peluangnya cukup besar.

“Sudah sering gelar sejumlah kejuaraan di daerah dan cukup diminati masyarakat. Para atlet sudah ada dan lokasi latihan juga mendukung,”kata Cahyo Alkantana saat menggelar kegiatan di lapangan sunbrust, BSD, Tangerang Selatan belum lama ini.

Saat menggelar kegiatan Paramotor tampak terbang rendah dengan ketinggian sekitar 25 meter. Udara pagi hari sangat mendukung karena kondisi angin yang lebih stabil untuk membantu pilot Paramotor terbang.

Menurutnya, ada tiga pilar dalam olahraga paramotor itu yakni prestasi, wisata dan pendidikan.Ia berharap agar kegiatan paramotor ini dapat memberikan efek positif utamanya bagi sektor pariwisata Indonesia.

Dalam aktivitas para atlet paramotor berhubungan erat dengan pengembangan kepariwisataan dan pembinaan skill generasi muda. Pentingnya lagi aktivitas paramotor menarik perhatian masyarakat. Sehingga masyarakat jadi lebih mengetahui tentang Paramotor.

Selain itu, pada PON XXI 2024 Aceh-Sumut, cabang ini akan dipertandingkan di Aceh 8 September 2024.Tujuan eksebisi paramotor adalah memprsiapakan atlet untuk bisa mengikuti PON selanjutnya. Jika olahraga paramotor dianggap layak jadi Cabor PON oleh KONI Pusat.

Paramotor Indonesia berharap dengan suksesnya eksebisi di Merauke bisa tampil sebagai cabor utama di Aceh 2024. Harapannya kepada pemerintah daerah dalam hal ini KONI dapat mulai membuka diri dan mendukung olahraga paramotor tersebut. Sehingga dibutuhkan pembinaan dan peningkatan skill kepada para atlet.