Pertama di Banten, Operasi Jantung Terbuka di RSUD Kabupaten Tangerang Disaksikan Melalui Videotron

 

foto:ist

Jantung Diistirahatkan Beberapa Menit dengan Cara Dibuat Tidak Berdenyut

 

RSUD Kabupaten Tangerang bersama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita berhasil melakukan operasi bedah jantung terbuka. Operasi jantung terbuka itu merupakan yang pertama di Banten.

**
Tim dokter bedah tampak mengenakan seragam serba hijau lengkap dengan masker ketika menangani pasien di Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Kabupaten Tangerang, Rabu (13/13). Proses operasi jantung itu disaksikan sejumlah pejabat melalui videotron di ruang aula RSUD Kabupaten Tangerang.

Operasi ini merupakan operasi bedah jantung terbuka pertama di Provinsi Banten dan menjadi provinsi ke 21 di Indonesia .

Kini RSUD Kabupaten Tangerang memiliki Pelayanan Jantung Terpadu yang diresmikan pada 29 Agustus 2023 lalu. Memiliki fasilitas yang lengkap dan sumber daya manusia yang berkompeten.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyampaikan, layanan bedah jantung terbuka ini merupakan yang pertama di Provinsi Banten. Ia menyebut, adanya layanan ini akan memudahkan akses pelayanan pasien dengan penyakit kardiovaskuler.

“Tentu dengan adanya layanan ini dampaknya sangat positif. Pertama dapat mengurangi angka kematian dan yang kedua adalah dapat mempermudah akses masyarakat untuk berobat,” kata Ketua Dewan Pengawas RSUD Kabupaten Tangerang itu.

Selain itu, Dr. dr. Hananto Ardiantoro, Sp.JP sebagai ketua tim pembantu jejaring kardio vaskuler mengungkapkan visi misi dari pengampuan layanan kardiovaskular oleh Pusat Jantung Nasional Harapan Kita. Yaitu meratakan pelayanan kardiovaskuler seluruh indonesia serta menyamakan kualitasnya dengan TIM RSJPD Jantung Harapan Kita.

Program pengampuan ini merupakan program Kementrian Kesehatan terkait pengampuan layanan kardiovaskular oleh Pusat Jantung Nasional Harapan Kita. Hal ini ditujukkan untuk masyarakat yang memerlukan tindakan serupa tidak perlu di rujuk ke Harapan Kita, karena sudah bisa ditangani di RSUD Kabupaten Tangerang.

Hal ini guna mempercepat akses kegawatdaruratan jantung sehingga angka kematian bisa menurun. Kedepannya setiap rumas sakit di kabupaten/kota dipersiapkan untuk bisa melakukan cathlab.

Disetiap provinsi bisa melakukan bedah pintas arteri koroner secara mandiri.
Terlaksananya operasi jantung terbuka pertama ini berkat adanya program dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terkait jejaring pengampuan layanan spesialis jantung di 34 provinsi.

“Kabupaten Tangerang ini merupakan Kabupaten ke-3 yang telah melaksanakan bedah jantung ini. Secara nasional, Provinsi Banten merupakan provinsi ke-21,” katanya.

Hananto mengungkapkan, operasi jantung terbuka adalah operasi jantung yang menggunakan heart lung machine.Pembedahan yang dilakukan dengan membuka ruang jantung memakai dukungan mesin pintas jantung paru. Guna memperlancar operasi tersebut, jantung akan diistirahatkan beberapa menit dengan cara dibuat tidak berdenyut.

“Diharapkan, dengan peningkatan pelayanan bedah jantung terbuka ini dapat membantu untuk mengurangi angka kematian akibat penyakit jantung di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Operasi bedah jantung terbuka atau Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) sering disebut sebagai operasi bypass. Hal itu merupakan operasi yang mengatasi penyumbatan pembuluh darah arteri pada penderita penyakit jantung koroner.

Prosedur yang dilakukan dalam tindakan ini adalah mengalihkan fungsi arteri dengan membuat jalan pintas menggunakan cangkokan pembuluh darah dari bagian tubuh lain.

Tindakan ini bertujuan untuk memulihkan aliran darah ke jantung, sehingga pasien dapat mengurangi gejala penyakit jantung koroner dan mencegah serangan jantung.

Pelayanan operasi jantung terbuka hanya bisa dilakukan oleh rumah sakit tertentu, karena memerlukan peralatan khusus. Didukung sumber daya manusia yang lengkap dengan keterampilan khusus.