- Advertisement -spot_img
BerandaNEWSKetua DPW Seknas Puan Andre Bolang Bela Mbak Puan, Tak Ada Pelanggaran...

Ketua DPW Seknas Puan Andre Bolang Bela Mbak Puan, Tak Ada Pelanggaran Apapun dalam Peringatan Ulang Tahun di DPR

- Advertisement -spot_img

INDOPOS-Ketua DPW Seknas Puan Maharani Andre Bolang, menilai tidak ada pelanggaran apapun dalam perayaan ulang tahun Ketua DPR Puan Maharani, saat rapat paripurna. Adanya surprise dalam kegiatan itu, justru menunjukkan Puan dicintai oleh para rekan-rekannya di DPR. Lagi pula, perayaan itu inisiatif dari para anggota DPR sendiri, dan bukan datang dari Puan.

“Adanya perayaan ulang tahun dan surprise itu merupakan bentuk kecintaan para anggota DPR pada pimpinannya, dalam hal ini Mbak Puan Maharani. Kami melihat tidak ada pelanggaran apapun dari aktifitas tersebut,” ujar Andre Bolang pada wartawan.

Andre mengatakan, sah-sah saja kalau ada orang ulang tahun dikasih surprise.

” Ini acara surprise dari Anggota DPR RI untuk mbak Puan Maharani,Bukan Mbak puan yang membuat acara ultah di DPR RI. Jadi kami sepaham dengan Wakil ketua MKD,” tutur Bolang.

Sebelumnya, Wakil Ketua MKD Junimart Girsang menuturkan bahwa dalam perayaan ulang tahun Puan Maharani saat rapat paripurna tidak ada pelanggaran yang dilakukan Puan.

“Itu tidak ada satu kode etik yang dilanggar. Kenapa demikian? Itu kan sifatnya spontanitas dan Mbak Puan juga tidak mengharapkan dengan situasi itu. Dan itu masih manusiawi,” kata Junirmart di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (12/9).

Menurutnya, Puan tidak melanggar kode etik dewan, ketika merayakan ulang tahun saat rapat paripurna berlangsung.

“Mohon maaf saya bukan mendahului MKD, tapi saya sebagai salah satu anggota di MKD itu menyatakan tidak ada satu pasal pun dalam kode etik yang dilanggar,” ucapnya.

“Kalau disebutkan melanggar kode etik itu di Pasal berapa? Integritas?! tidak juga. Integritas mana yang dilangar? Kan nggak ada juga dan itu spontanitas,” tambahnya.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini mempersilahkan setiap elemen masyarakat yang hendak melaporkan Puan Maharani, namun pelaporan tersebut harus dilihat dari berbagai sudut pandang yang ada.

“Ya silahkan saja, toh kalau melapor nanti kita akan verfikasi di MKD, kapasitas pelopor sebagai apa, dan nilai-nilai apa sebagai yang dia sebut sebagai keberatan dengan situasi itu,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi II itu menyebut alasan Puan tidak menemui pendemo lantaran ia sedang memimpin rapat paripurna.

“Kenapa tidak menemui pada pendemo di luar, kan begitu. Ya kan ada mata acara sidang paripurna. Bagaimana pula kita lagi paripurna bisa menemui yang sedang demo di luar,” kata dia

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Harus Baca
- Advertisement -spot_img
Artikel terkait
- Advertisement -spot_img