- Advertisement -spot_img
BerandaPENDIDIKAN BUDAYAKampus Merdeka Fair Kunjungi Enam Kota

Kampus Merdeka Fair Kunjungi Enam Kota

- Advertisement -spot_img

Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan program Kampus Merdeka (KM). Program tersebut akan menggelar road show di enam kota melalui kegiatan Kampus Merdeka Fair.

Roadshow enam kota diselenggarakan dengan menggandeng perguruan tinggi sebagai tuan rumah penyelenggara.

KM Fair akan dimulai pada minggu kedua bulan Oktober. Pertama akan mengunjungi kota Padang lalu Yogyakarta, Pontianak, Jakarta, Malang, dan Bali.

“Melalui kegiatan roadshow ini diharapkan ada pertukaran wawasan, pengetahuan, dan praktik baik tentang Kampus Merdeka. Pimpinan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa. Serta mitra agar dapat berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka di waktu mendatang,” kata Wakil Ketua III Pelaksana Program Kampus Merdeka, Nurhadi Irbath, pada acara media gathering yang digelar Jumat (16/9) di Century Park Hotel, Jakarta.

KM Fair menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menuju Festival Kampus Merdeka (FKM). Ajang diseminasi hasil capaian program-program Kampus Merdeka selama satu tahun, yang rencananya akan digelar pada bulan November mendatang.

Kegiatan FKM akan membangun serta menunjukkan semangat dan dukungan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah dijalankan sejak tahun 2020.

Rangkaian kegiatan yang termuat dalam dua hari penyelenggaraan KM Fair di setiap kota diantaranya Sharing Session terkait program-program Kampus Merdeka dan implementasi KM Mandiri. Collaborative Insights atau workshop perencanaan program peluncuran Community Hub sebagai sebuah platform untuk seluruh penerima manfaat program MBKM. Serta coaching clinic dari mahasiswa alumni flagship bagi mahasiswa yang tertarik untuk kepesertaan tahun 2023.

“Para mahasiswa juga akan diperkenalkan dengan semangat MBKM. Pentingnya peran mereka sebagai agen perubahan dalam transformasi pendidikan di Indonesia,” kata Nurhadi.

Nurhadi menerangkan keunggulan serta dampak pelaksanaan Kampus Merdeka. Hingga saat ini, lebih dari 700.000 mahasiswa serta 2.600 mitra dunia usaha dan industri telah mendaftar untuk mengikuti program Kampus Merdeka.

Jumlah mahasiswa aktif dalam program Kampus Merdeka mencapai lebih dari 100 ribu mahasiswa berasal dari sekitar 2.600 perguruan tinggi di 35 provinsi. Lebih dari 500 perusahaan serta 117 perguruan tinggi luar negeri telah bergabung sebagai mitra.

“Dengan mengikuti program-program ini, mahasiswa ditempatkan pada sebuah ekosistem yang akan membentuk mereka dalam hal kreativitas, kemandirian, daya berpikir kritis. Kemampuan bekerja sama, serta aspek-aspek lainnya yang bermanfaat bagi pembentukan kepribadian sekaligus persiapan karir masa depan,” jelasnya.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, keselarasan tujuan dan semangat dari seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk meyakinkan akan pentingnya implementasi MBKM di Indonesia.

Ia pun mengajak awak media menjadi bagian dari upaya ini dengan terus memberitakan cerita-cerita baik serta dampak positif dari penyelenggaraan MBKM. Mempublikasikan kegiatan MBKM seperti KM Fair.

Antusiasme terhadap penyelenggaraan KM Fair ditunjukkan oleh para pimpinan perguruan tinggi yang menyambut acara ini sebagai wujud niat baik pelaksana Kampus Merdeka untuk mendekatkan diri ke perguruan tinggi.

Animo terhadap acara ini juga datang dari alumni program MBKM di masing-masing kota. Akan turut terlibat dalam penyelenggaraan KM Fair.(yer)

Kampus Merdeka: Acara media gathering di Hotel Atlet Century Jakarta (16/9/2022) dihadiri Wakil Ketua 3 Kampus Merdeka Nurhadi Irbath dan kepala program Kampus Merdeka lainnya/Foto: Dok_Bidang Humas dan Branding Kampus Merdeka

 

 

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Harus Baca
- Advertisement -spot_img
Artikel terkait
- Advertisement -spot_img