- Advertisement -spot_img
BerandaNEWSInfluencer Marketing, Apa Urgensinya Dalam Pengembangan Bisnis?

Influencer Marketing, Apa Urgensinya Dalam Pengembangan Bisnis?

- Advertisement -spot_img

foto net

 

indoposnews.id – Pertemuan antara dunia bisnis dengan media sosial melahirkan influencer sebagai salah satu sarana digital marketing. Pesatnya perkembangan media sosial, menahbiskan keberadaan influencer marketing pada posisi sangat penting untuk perkembangan bisnis. 

Pengajar Universitas Udayana Denpasar Bali Ni Made ras Amanda menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber dalam webinar ”Indonesia Makin Cakap Digital” yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI untuk komunitas digital di wilayah Bali – Nusa Tenggara, Jumat (9/9/2022).

Amanda menyatakan, influencer marketing merupakan strategi pemasaran di mana brand berkolaborasi dengan influencer untuk meningkatkan brand awareness, juga untuk membantu pemasaran produk dan layanan tertentu dari brand tersebut.

”Influencer marketing sendiri adalah seseorang yang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi keputusan pembelian orang lain, karena otoritas, pengetahuan, posisi, atau hubungannya dengan audiens,” tutur Amanda dalam webinar yang juga diikuti secara nobar oleh berbagai komunitas digital wilayah Bali. 

Meski begitu, lanjut Amanda, influencer marketing bisa berarti salah satu cara sebuah brand untuk mempromosikan produk melalui endorsements atau rekomendasi dari influencer atau kreator konten di internet. 

”Para influencer biasanya berasal dari berbagai macam platform seperti Instagram atau Youtube,” jelasnya.

Dalam diskusi virtual bertajuk ”Pentingnya Influencer Marketing Dalam Pengembangan Bisnis” itu, Amanda menegaskan, para influencer telah membangun reputasi mengenai topik tertentu sesuai dengan keahliannya melalui media sosial.

Mereka akan membuat konten secara reguler di media sosialnya, di mana akan menarik banyak pengikut yang antusias.

”Brand sering melakukan kerja sama dengan influencer, karena mereka memiliki kemampuan untuk menciptakan tren dan mendorong follower-nya untuk membeli produk yang dipromosikan,” pungkas Amanda.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 yang merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) ini diselenggarakan oleh Kemenkominfo bekerja sama dengan Siberkreasi dan mitra jejaring lainnya.

Kegiatan yang diagendakan digelar hingga awal Desember nanti ini diharapkan mampu memberikan panduan kepada masyarakat dalam melakukan aktivitas digital.

Sejak dilaksanakan pada 2017, GNLD telah menjangkau 12,6 juta warga masyarakat. Pada tahun 2022, Kominfo menargetkan pemberian pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta warga masyarakat.

Pelatihan literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten itu selalu membahas setiap tema dari sudut pandang empat pilar utama. Yakni, kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Dari perspektif etika digital (digital ethics), pengajar Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi NW Lombok Timur Rizky Wulandari menyatakan, transformasi digital telah mengubah sistem pemasaran yang sebelumnya bersifat tradisional (traditional marketing) menjadi digital marketing.

Meskipun memiliki tujuan sama, yakni memasarkan produk kepada pelanggan, namun keduanya memiliki perbedaan. Digital marketing biasanya dilakukan secara eksklusif melalui saluran digital seperti media sosial atau website, jangkauan konsumen lebih luas, dan ada interaksi langsung dengan konsumen.

”Sedangkan tradisional marketing cenderung menggunakan media atau saluran yang bersifat tradisional; seperti media cetak atau papan iklan, mudah dimengerti dan berkesan, serta bersifat permanen karena berupa cetakan atau fisik,” sebut Rizky.

Rizky menambahkan, penerapan etika bisnis dalam bisnis online di antaranya: menjunjung tinggi kejujuran, bertingkah laku dan berbahasa baik. Serta bersikap sopan. 

“Dengan begitu, akan tercipta hubungan baik antara konsumen dengan pebisnis, kredibilitas meningkat, sehingga memperkuat brand image,” ujarnya.

Dipandu oleh moderator Iyok Baswara, webinar kali ini juga menghadirkan influencer Inta Oceannia selaku key opinion leader. Informasi lebih lanjut silakan akses info.literasidigital.id atau akun Instagram @siberkreasi. (*)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Harus Baca
- Advertisement -spot_img
Artikel terkait
- Advertisement -spot_img