- Advertisement -spot_img
BerandaNASIONALIndonesia-Tiongkok Teken Lima MoU, Kereta Cepat Jakarta- Bandung Beroperasi Juni 2023

Indonesia-Tiongkok Teken Lima MoU, Kereta Cepat Jakarta- Bandung Beroperasi Juni 2023

- Advertisement -spot_img

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping, di Hotel The Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (16/11/2022).

Presiden Jokowi menyampaikan  agar kereta cepat Jakarta-Bandung dapat beroperasi pada bulan Juni tahun 2023.

“Saya optimis kereta cepat ini dapat beroperasi di bulan Juni 2023,” kata Presiden Jokowi.

Selain kereta cepat, kedua pemimpin juga membahas mengenai progres kerja sama di bidang lainnya. Salah satunya mengenai kerja sama di bidang kesehatan dan pengembangan vaksin COVID-19.

“Di awal Oktober yang lalu, saya telah meresmikan pabrik vaksin COVID-19 berbasis mRNA pertama di Asia Tenggara, milik PT Etana Biotechnologies,” ujarnya.

Selain  itu, Presiden Xi Jinping menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan rangkaian pertemuan G20 di bawah presidensi Indonesia yang dapat mendorong pemulihan ekonomi global.

“Saya ucapkan selamat kepada Yang Mulia yang berhasil memimpin KTT G20,” katanya.

Keduanya juga menyaksikan  penandatanganan lima dokumen kerja sama yang telah disepakati kedua negara dalam sejumlah bidang. Kelima dokumen tersebut adalah:

1. Rencana aksi kerja sama promosi bersama dalam kerangka kerja poros maritim dunia dan belt and road initiative.

2. Nota kesepahaman (MoU) pada pembangunan bersama pusat konservasi, riset, dan inovasi tanaman obat Indonesia-Tiongkok.

3. MoU tentang pelatihan kejuruan sektor industri.

4. Nota kesepahaman peningkatan kerja sama ekonomi  digital.

5. Persetujuan perluasan dan pendalaman kerja sama bilateral ekonomi dan perdagangan lebih lanjut.

Selain itu, Presiden Jokowi dan Presiden XI Jinping juga menyaksikan  uji coba operasi kereta api cepat Jakarta-Bandung.

Selain itu penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk Kerja Sama Ekonomi Digital itu juga diteken Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Menteri Perdagangan RRT Wang Wentao.

MoU tersebut mengatur adanya kerangka kerja dan forum dalam pembahasan kerja sama ekonomi digital antara Pemerintah Indonesia dengan RRT.

Lingkup kerja sama dalam MoU tersebut mencakup kerja sama yang terbuka. Termasuk dalam eksplorasi peluang bisnis digital antara kedua negara. Percepatan transformasi digital di semua sektor. Kerja sama pembangunan infrastruktur digital, kota pintar, e-commerce, inovasi teknologi digital. Serta pengembangan format dan model bisnis baru seperti telemedicine, logistik pintar, dan juga ruang lingkup lain yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Kemenko Prekonomian RI dan Kementerian Perdagangan RRT akan mengembangkan kerja sama pertukaran informasi dan penelitian bersama di bidang ekonomi digitalm. Pertukaran pengetahuan, keahlian, dan praktik terbaik dari kedua negara di bidang strategi, kebijakan, regulasi, aturan dan standar ekonomi digital, serta fasilitasi investasi.

Meneliti untuk mengidentifikasi prioritas kerja sama investasi dalam ekonomi digital pada format dan model bisnis baru.

Selain itu, kedua negara juga akan mengembangkan kerja sama dalam mempromosikan eksplorasi bersama antara perusahaan kedua negara pada integrasi teknologi interaktif cerdas. Sirkulasi komersial, transportasi, bisnis, keuangan digital, dan kesehatan digital, antara lain, untuk mengembangkan format dan model bisnis baru seperti pariwisata virtual, telemedicine, telecommuting, pendidikan daring.

Tujuan untuk memberikan dorongan baru ke dalam kerja sama bilateral dalam ekonomi digital. Indonesia dan RRT juga sepakat mendorong Pemerintah, universitas, lembaga penelitian dan perusahaan untuk melaksanakan program pelatihan bersama, pertemuan dan seminar di bidang ekonomi digital.

MoU Kerja Sama Ekonomi Digital tersebut merupakan salah satu deliverables kongkret dari kerja sama sesama anggota G20. Cakupan kerja sama tidak hanya meliputi sektor Pemerintah, tetapi juga pihak swasta kedua negara yang diharapkan dapat mendorong perkembangan ekonomi digital domestik masing-masing. Adanya MoU tersebut diharapkan dapat mendorong Indonesia dan RRT tumbuh bersama menjadi raksasa ekonomi digital dunia di masa depan.(yer)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Harus Baca
- Advertisement -spot_img
Artikel terkait
- Advertisement -spot_img