- Advertisement -spot_img
BerandaNEWSErick Thohir Diminta Bantu Pensiunan PT Pupuk Kaltim Korban Jiwasraya

Erick Thohir Diminta Bantu Pensiunan PT Pupuk Kaltim Korban Jiwasraya

- Advertisement -spot_img

Erick Thohir Diminta Membantu Pensiunan PT Pupuk Kaltim Korban Asuransi Jiwasraya, Agar Hak Manfaat Pensiun Seumur Hidup dapat Kembali Terwujud (foto ist)

indoposnews.id-Para pensiunan dari PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar aksi damai di depan kantor Kementerian BUMN, Senin (19/9/2022). Mereka meminta bantuan kepada Menteri BUMN Erick Thohir membantu membereskan hak-hak pensiunnya. Mereka menuntut agar hak manfaat pensiun seumur hidup dapat kembali terwujud.
Ada sekitar 1500 pensiunan karyawan PT Pupuk Kaltim yang meminta Menteri BUMN Erick Thohir agar mengambil alih permasalahan yang mereka alami terkait pembayaran uang pensiun yang tidak sesuai dengan ketentuan awal. Pasalnya uang pensiun mereka yang semula akan dibayarkan seumur hidup kini berubah menjadi hanya beberapa tahun saja.

“Sebelumnya di sebuah channel youtube Pak Menteri berjanji akan membantu para pensiunan yang menemui masalah. Makanya kami datang berunjuk rasa untuk menuntut janji tersebut,” kata Ketua Perkumpulan Pensiunan Pupuk Kaltim (PP PKT) Bowo Koentohadi di sela-sela aksi unjuk rasa di Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat Senin (19/09/2022).

Setelah berorasi cukup lama akhirnya sejumlah perwakilan pengunjuk rasa diterima pihak Kementerian BUMN. Perwakilan tersebut diterima oleh Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Zuryati Simbolon.

Dimana perwakilan tersebut menyampaikan antara lain

1. Bahwa Pensiunan Pupuk Kaltim yang menjadi korban Jiwasraya semasa masih aktif menjadi karyawan telah membayar iuran bulanan kepesertaan Dana Pensiun
Program Manfaat Pasti seumur hidup. Dengan demikian berdasarkan UU Dana
Pensiun No.11 tahun 1992, Manfaat Pensiun yang diperoleh pensiunan tidak boleh turun dan harus diterima seumur hidup.
2. Namun kemudian atas perintah berjenjang dari Kementerian BUMN – Pupuk Indonesia – Pupuk Kaltim telah diputuskan dalam RUPS PT Pupuk Kaltim (PKT) pada tahun 2015, Pupuk Kaltim diperintahkan untuk mengubah program pensiun dari PPMP (Program Pensiun Manfaat Pasti) menjadi PPIP (Program Pensiun Iuran Pasti).
3. Sejak tanggal 31 Desember 2015 pembayaran manfaat pensiun dipindahkan dari Dapen-Pupuk Kaltim ke Perusahaan Asuransi yang telah ditunjuk melalui proses beauty contest yaitu PT Asuransi Jiwasraya. Selanjutnya pembayaran manfaat pensiun dikelola oleh PT Asuransi Jiwasraya.
4. Pada tahun 2019 terjadi kemelut keuangan di PT Asuransi Jiwasraya . Untuk mengatasinya dilakukan Program Restrukturisasi Polis Jiwasraya . Program tersebut merugikan pensiunan. Namun tidak ada pilihan lain Pensiunan harus ikut dalam Program Restrukturisasi tersebut.
5. Dalam Restrukturisasi tersebut Pensiunan dihadapkan pada 3 (tiga) pilihan(berdasarkan notulen rapat UND-84/.MBU/09/2021 tanggal 1 September 2020) yaitu :
– Opsi-1 : Tambahan premi sekaligus dibayarkan oleh Pemegang Polis untuk
mempertahankan jumlah anuitas bulanan polis eksisting.
– Opsi-2 : Manfaat Anuitas bulanan turun sesuai besarnya nilai tunai dari Pemegang Polis melakukan top-up kekurangan pembayaran anuitas setiap bulan. Jangka waktu anuitas sesuai dengan polis eksisting (seumur hidup).
Opsi-3 : Besarnya manfaat pensiun bulanan tetap tetapi hanya dibayarkan sampai jangka waktu tertentu kemudian dilanjutkan Pemegang Polis.
6. PP-PKT memilih opsi-1,tapi Dapen-Pupuk Kaltim sebagai Pemegang Polis tidak bersedia menindak lanjuti ke PT Asuransi Jiwasraya. PP-PKT kemudian mengirim surat kepada PT Pupuk Kaltim (selaku Pendiri Dapen-Pupuk Kaltim) untuk bertanggungjawab apabila Dapen-Pupuk Kaltim pilih opsi-1,tapi tidak ditanggapi.
Jalan keluarnya Pensiunan Pupuk Kaltim, sementara terpaksa memilih Opsi-3
(manfaat pensiun tetap, tapi jangka waktu terbatas) dengan keyakinan yang tinggi bahwa Pensiunan pasti akan ditolong oleh Pemerintah melalui PT Pupuk Indonesia dan PT Pupuk Kaltim sehingga jangka waktu pensiunnya yang terbatas bisa Kembali seumur hidup lagi.
7. Keyakinan tersebut benar adanya dengan telah dikeluarkannya Surat Menteri BUMN No. S-214/MBU/03/2021 tanggal 26 Maret 2021 yang dapat menjadi Landasan Hukum bagi BUMN dan Afiliasinya yang mampu untuk membayar Pemulihan Manfaat Pensiun bagi Pensiunannya masing-masing yang menjadi korban Jiwasraya.

Besar harapan Pensiunan Pupuk Kaltim, PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama-sama dengan PT Pupuk Kaltim akan segera menindaklanjuti Surat Menteri BUMN tersebut diatas.
8. Namun 1½ (satu setengah) tahun telah berlalu dan ternyata Dirut PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku Pemegang Saham PT Pupuk Kaltim serta Dirut PT Pupuk Kaltim selaku Pendiri Dana Pensiun Pupuk Kaltim tidak menindak lanjuti Surat Menteri BUMN tersebut diatas.
Padahal sudah banyak BUMN lain yang telah melaksanakan Pemulihan Manfaat
Pensiun bagi Pensiunannya masing-masing, diantaranya PT KAI, Perumnas, PT Semen Indonesia, PT Semen Padang, Bukit Asam dll.
9. 1.500 orang Pensiunan Pupuk Kaltim akhirnya memohon kepada Menteri BUMN
untuk mengambil alih dari PT Pupuk Indonesia (Persero) permasalahan “Pemulihan Manfaat Pensiun Bagi Pensiunan Karyawan PT Pupuk Kaltim Korban Jiwasraya” melalui surat kepada Menteri BUMN No 02/PP-PKT/VII/2022 tanggal 18 Juli 2022 dan No 03/PP-PKT/VIII/2022 tanggal 29 Agustus 2022 supaya harapan Pensiunan
untuk kembali mendapatkan pensiun seumur hidup dapat terwujud. (bwo)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Tetap Terhubung
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Harus Baca
- Advertisement -spot_img
Artikel terkait
- Advertisement -spot_img